Archive for December, 2005

SEPI

Saturday, December 24th, 2005

Natal taon ini beda banget, gw ngerasa sepi dendirian ditinggal semua sodara gw yg pada pulang kampuang. Ya kalo gak sibuk gw juga pasti pulang, bis mo gimana lagi tugas gw belon selesai. Hoping taon depan gak kayak gini lagi. Gak enak kesepian gini. Mana cucian piring numpuk n udah jamuran deh tuh sisa2 makanannya(baru tau gw jamur itu ada yang warnanya jingga), baju blon gw cuci, blon ngepel n parahnya lagi bantal gw kena ujan karena gw lupa angkat. Ya namanya juga lelaki males banget suruh kerjain yang gituan. Ya pengorbanan gw semoga ajs bisa berbuah pada saatnya. Papa, mama, petet, n ii I miss u all.

Inspired Lyric, Better Man

Monday, December 5th, 2005

Better Man

Robbie Williams

 

Send someone to love
me

I need to rest in arms

Keep me safe from harm

In pouring rain

 

Give me endless summer

Lord I fear the cold

Feel I’m getting old

Before my time

 

As my soul heals the
shame

I will grow through
this pain

Lord I’m doing all I
can

To be a better man

 

Go easy on my
conscience

‘Cause it’s not my
fault

I know I’ve been
taught

To take the blame

 

Rest assured my angels

Will catch my tears

Walk me out of here

I’m in pain

 

As my soul heals the
shame

I will grow through
this pain

Lord I’m doing all I
can

To be a better man

 

Once you’ve found that
lover

You’re homeward bound

Love is all around

Love is all around

 

I know some have
fallen

On stony ground

But Love is all around

 

Send someone to love
me

I need to rest in arms

Keep me safe from harm

In pouring rain

 

Give me endless summer

Lord I fear the cold

Feel I’m getting old

Before my time

 

As my soul heals the
shame

I will grow through
this pain

Lord I’m doin’ all I
can

To be a better man

 

Aku
semakin merasakan bahwa aku membutuhkan seseorang untuk aku cintai dengan
segenap jiwaku, yang dapat membuatku merasa bahwa masih ada seseorang yang
memberiku harapan walau masalah demi masalah datang.

 

Terkadang
aku merasa ingin mendapatkan semua yang terbaik. Inilah yang mungkin disebut
dengan keegoisan. Tetapi aku sadar aku tidak akan menjadi lebih baik bila seperti
ini, masih banyak pertimbangan lain yang harus aku dahulukan.

 

Dengan
kesadaran untuk memperbaiki kesalahanku dengan adanya berbagai masalah, yang
bisa kulakukan adalah mencoba untuk lebih baik.

Terkadang
aku melakukannya dengan sengaja walaupun aku mengetahui apa jawaban dari hati
nuraniku. Aku merasa aku bisa mempertanggung jawabkannya, tetapi ternyata aku
hanyalah seseorang yang tidak tahu dengan apa yang aku lakukan.

 

Dengan
sebutir harapan keyakinan bahwa Bapa akan mendengarkanku, aku hanya bisa
berharap akan belas kasih-Nya. Karena aku sadar aku bukan malaikat. Sisi buruk
dan sisi baik melekat dalam aku. Untuk itulah aku membutuhkan Dia untuk dapat
melengkapi aku yang berusaha untuk menjadi lebih baik. Dia sebagai tempat
curahan akan kelemahanku. Dia yang menghiasi hatiku.

 

Aku
yakin Dia ada untukku, karena dengan aku diciptakan maka ia juga.

 

Salam
sukses,

Dodo