Inspiring Moment
Gerbang Baru
Pada Blog kali ini gw ingin menulis sesuatu yang telah gw rasakan. Gw tahu gw udah lulus kuliah dan ini merupakan suatu gerbang baru dalam proses kehidupan gw dimana gw akan memasuki dunia baru yaitu dunia kerja. Gw senang dengan kelulusan gw. Ternyata tidak sia-sia gw berjuang untuk menyelesaikan tugas akhir gw. Gw yakin semua itu karena Bapa berkenan. Gw merasa kehidupan akademik gw selalu diberi kemudahan terutama selama menjadi mahasiswa.
Kalo kembali lagi melihat ke belakang dengan apa yang telah gw alami, gw menemukan sebuah jawaban. Bapa selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Walaupun gw sempet kecewa dengan keadaan gw. Bukan menjadi rahasia lagi bahwa gw buta warna dan karenanya gw tidak bisa melanjutkan kejenjang pendidikan yang dapat mewujudkan cita-cita gw dari SD yaitu menjadi seorang arsitek. Rasa kecewa itu masih ada sampai sekarang.
Melewati lorong kelas perkuliahan mahasiswa arsitekur yang disebut Banjar membuat gw merasa iri, pesimis, dan sedih. Gw sempat membayangkan gw duduk di salah satu meja gambar sedang menggambar sebuah tapak di sisi jendela yang ditembus oleh sinar matahari yang menyentuh hasil imajinasi gw, sedangkan pikiran gw telah meninggalkan kepala gw. Tersentak gw sadar, gw harus melanjutkan langkah gw menuju kelas perkuliahan di gedung baru. Gw rasa gw udah telat sekali jadinya gw mempercepat langkah gw. Benar adanya perkuliahan sudah berlangsung. Gw masuk dan mencari tempat yang kosong untuk duduk. Setelah mendapatkannya gw melanjutkan lamunan gw tadi sambil mencoret-coret selembar kertas yang seharusnya berisi pelajaran perkuliahan yang diberikan oleh seseorang yang berdiri di depan kelas.
Akhirnya perkuliahan yang membosankan itu selesai. Teman-teman mengajak gw pergi ke perpustakaan untuk mencari buku bantu pengerjaan tugas. Memang benar gw suka sekali pergi ke perpustakaan tetapi bukan untuk membaca buku-buku perkuliahan yang gw dapatkan tetapi untuk melihat-lihat buku desain ataupun buku arsitektur yang sudah jelas ada gambarnya. Selain itu juga tempatnya nyaman untuk ngobrol maupun untuk beristirahat sejenak.
Sering sekali teman-teman gw memberikan komentar mereka tentang buku yang ada dihadapan gw. Sesekali mereka mengeluarkan candaan tentang keadaan gw. Terus terang gw sama sekali tidak merasa tersinggung. Gw senang dengan kerterbukaan mereka terhadap gw. Mereka adalah teman-teman terbaik gw. Gw bersyukur telah mengenal mereka.
Bohong banget jika gw bilang gw gak pernah baca buku atau fotokopian pelajaran perkuliahan gw. Gw merasa beruntung masih mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan perkuliah gw sekarang dan gw berpikir alangkah tidak tahu diri sekali gw jika gw menyia-yiakan apa yang gw peroleh saat itu. Gw akan merasa sangat marah jika seorang mahasiswa arsitektur ogah-ogahan dengan kuliahnya. Sedangkan gw yang memiliki keinginan besar untuk mendapatkannya tidak memperolehnya. Hal ini pulalah yang membuat gw harus selalu bersyukur. Gw tidak boleh egois dengan keinginan gw. Mungkin ini juga motifasi terbesar gw sehingga gw dapat melalui perkuliahan gw dengan lancar.
Kembali lagi gw merasa inilah jawaban yang Bapa berikan kepada gw. Gw sadar gw gak bisa memiliki semuanya tetapi Ia akan membuat gw merasa memilikinya jika gw selalu bersyukur kepada-Nya.
Menghadapi gerbang baru ini gw kembali dihadapkan pada dua pilihan yaitu memilih karier yang gw senangi atau memilih karier sesuai dengan apa yang telah gw dapatkan selama gw masih kuliah. Biar Bapa dan waktu yang menjawabnya. Satu hal yang penting, gw harus melakukan yang terbaik dengan apa yang harus gw hadapi.
Gw doakan kepada semua lulusan baru yang juga telah lulus agar dapat berkarier dengan baik dan memperoleh kesuksean. Gw juga gak lupa memberikan apresiasi gw yang mendalam kepada semua teman-teman gw yang telah memberikan bantuan, masukan, saran, kritikan dan juga semangat saat gw sempat merasa putus asa.
Sukses dah untuk lu semuanya, amin.
Dodo
February 28th, 2006 at 10:48 am
Halo, selamat buat lu do. Ga kerasa kita dah ga ktemu lagi deh di suatu ruangan di uni. Gua masi keinget moment2 dimana kita main capsa di gedung J, bahkan gua sendiri ga inget itu gedung J atau L ya…?
Btw, gua baru baca blog lu, untuk yang pertama kalinya. Gambaran di otak gua mengatakan klo blog lu kayanya menampilkan sisi yg lain dr lu ya… Ternyata lu memiliki iman yg baik. Wah, nice tuh!
En, gua baru tahu juga klo lu menaruh keinginan yg mendalam pada bidang lain. Pasti Dia memiliki rencana lain untuk lu do. Suatu rencana misterius yang bakalan lebih indah dari bayangan lu. En mungkin pengalaman lu ini bakalan menjadi pelajaran untuk gua. Bahwa entah pekerjaan apa yang kita pilih, kita harus mengerjakannya sebaik yang kita bisa. Selain karena itu adalah pilihan hidup kita yang telah kita pilih sendiri, masih banyak orang lain yang bahkan mempunyai cita2 yang mendalam thd pekerjaan tsb namun suatu hal menghambatnya. Gua rasa kita mesti bersyukur terhadap segala suatu yang telah kita dapatkan.
Gua yakin lu pasti sukses do.
O, ya. Lu tau do? Kemarin (apa kemarinnya lagi ya..?) lu baru aja ada dalam mimpi gua. Makanya setela liat email gua klo lu update blog, langsung gua baca smua blog lu. Dalam mimpi gua, gua diajak temen gua ke suatu tempat dimana banyak restoran2 mewah. Gua menolak karena gua merasa ga layak (gua masi inget gua pake baju lusuh). Tapi dia bersikeras memaksa gua sambil menarik tangan gua. Akhirnya dia mengatakan bahwa terdapat temen gua yang menikah di restoran di lantai atas di gedung itu. Sejenak gua terdiam. Gua berpikir kenapa ga ada yang kasi tau gua akan acara pernikahan yg dilangsungkan pada hari ini. Gua sempet marah ke temen gua kalo saja dia memberitahukan dari tadi pastilah gua uda siap siap dulu (dasar mimpi aneh). Saking penasarannya gua langsung lari meninggalkan temen gua itu menaiki tangga gedung itu. Dikala menaiki tangga, satu persatu gua berpapasan ama temen2 kita, Budi, Desy, Amel, dll tetapi dengan pakaian pesta yg sangat anggun. Bahkan ada juga temen satu sekolah gua saat itu (mimpi yang aneh). Perasaan penasaran gua yang besar telah mengalahkan rasa malu gua atas penampilan dan kehidupan gua yang serasa tidak pantas untuk datang ke situ. Akhirnya gua berhenti berlari dan mengetahui bahwa yang menikah disitu adalah LU, DO. Lu dengan pakaian yang mewah, yang mencerminkan kehidupan lu yang sudah sukses. Lu berhasil menikahi teman kita yang memang lu suka. Lu berhasil! Lu berhasil do! Dia, dia terlihat… menawan… manis… anggun… sesuatu yang tidak bisa gua katakan. Satu tangannya selalu merangkul satu tangan lu kemana saja kalian berbincang bincang dengan orang2.
Perasaan lemas menyelimuti gua yang melihat dia menggandeng lu dengan mesranya
mengingat gua juga ada perasaan dengan dia (mimpi aneh ini mulai berubah jadi mimpi buruk). Saat itu juga, orang2 undangan lu melihat ke arah gua. Mereka tidak lain adalah teman teman seperjuangan lu dengan memakai pakaian yang tidak kalah mewahnya dengan lu seakan akan menjadi “pemberitahu” akan kehidupan mereka yang telah sukses. Mereka mulai tersenyum sinis ke gua seakan akan menertawakan gua yang kehidupannya ga sesukses mereka, mimiknya seakan akan ingin memberikan kesadaran ke gua bahwa tempat ini bukanlah untuk kaum yg tidak layak. Dan pada saat lu mulai menatap gua, dan dia juga menatap gua, gua langsung lari dari tempat itu. Malunya bukan kepalang… Gua berharap lu dan dia tidak melihat gua tadi telah datang ke pesta pernikahan kalian, karena memang gua merasa ga pantas. Badan gua berkeringat dingin, sekujur tubuh gua basah en lemas. Tapi kelemasan itu tidak mencegah gua untuk lari secepatnya menuruni tangga gedung itu. Lari pun kurang terasa cepat, gua melompati beberapa anak tangga sekaligus. Lagi, lagi, dan lagi… Sampai akhirnya gua terbangun dari tempat tidur gua dengan badan udah basah juga.
Wah! What a nightmare… Tapi satu hal yang pasti, ini mimpi gua gua ga karang karang lho… A true dream story. A weird freaky one.
May 30th, 2006 at 9:41 pm
hey pa kbr, do? g jarang buka fs si jd sori br ksh comment skrg. tp dblg comment jg kynya bukan..coz g jg sm ky e, yg bs dblg msh baru dgn yg namanya LIFE itu. so pasti lum bs ngasih comment yg bgs.
g salut lho. jarang da yg begitu. mala mgkn kl g, bs down trus so kul g brantakan..
Take the life that you have and give it your best..
take care
cm yg g tau, kalo dlm hidup da halangan or da sesuatu yg tdk sesuai dgn yg kita harapkan dlm hidup ini, brarti Dia punya plan lain buat kita. apakah itu baik or buruk tergantung dari pandangan dan sikap kita masing2. apakah kita bisa mencoba menerimanya dan mulai melanjutkan apa yg direncanakanNya atau hanya menggerutu dan menanyakan mengapa hal itu terjadi pada diri kita shg kita tdk bisa maju2….
dan yg g liat, e bisa menerima dan melanjutkannya
yg paling penting si..bersyukur buat rintangan yg dberikan coz itu mala bakal buat e kuat n lbh bijak dlm ngadepin hidup..Ok?
hehe sori comment g klise bgt y. g paling ga bs menuangkan dlm btk kata2 si. pkke GANBATTE ya do..
btw, selamet y da lulus n moga2 cpt dpt kerjaan.. or dah dpt ni skrg?
Think positive, be happy, Let GOD do the rest
June 20th, 2006 at 10:11 am
do, lo ama si marvin emang pernah suka ama siapa? gpp do, ga masuk di jurusan yg lo suka, mungkin emang ini rencana Tuhan buat lo….
btw lo suka siapa? hauhauha